SEBANYAK 8 orang tewas pada sebuah restoran di kota perbatasan Ciudaz Juarez. Ini terjadi setelah sekelompok pria bersenjata melepaskan tembakan. Demikian Polisi di kota Meksiko mengatakan.
Kota yang berbatasan dengan El Paso itu terseret dalam kekerasan, yang sebagian besar merupakan pertarungan antar gang narkoba.
Dalam serangan yang berciri pembunuhan antar gang narkoba, ke 12 pria bertopeng memarkir 3 mobil di luar sebuah restoran makanan laut yang mewah di Ciudad Juarez. Mereka mendekati sekelompok orang yang sedang makan, dan kemudian melepas tembakan.
Tujuh orang langsung mati, dan seorang meninggal dunia tidak lama kemudian dan sejauh ini belum ada yang ditangkap.
Menurut wartawan BBC Stephen Gibbs, Ciudad Juarez berada di garis depan perang narkoba di Meksiko, di seluruh kota itu, pada hari Jum'at tercatat 25 orang meninggal karena terbunuh.
Presiden Felipe Calderon sudah bertekad membasmi gang-gang yang meraup milyaran dollar per tahun dengan mengekspor kokain dan narkotika lain ke Amerika Serikat.
Setidaknya 20 ribu tentara dikerahkan untuk menangkap atau membunuh para pemimpin gang.
Statistik penculikan
Pemerintah mengatakan kekerasan yang sangat bengis dalam beberapa bulan belakangan merupakan pertanda bahwa gang-gang narkoba merasa tertekan dan meningkatkan bentrokan diantara mereka.
Bagaimanapun bagi warga biasa Meksiko, rasa tidak-aman jelas tidak bisa diterima.
Memang hari Jumat pekan lalu ada statistik resmi yang agak menggembirakan.
Selama 100 hari belakangan, jumlah penculikan di negara itu turun dari 4 orang perhari menjadi 3 orang.
Namun banyak penculikan yang tidak dilaporkan, sehingga angka sebenarnya diperkirakan 7 kali lebih tinggi dari angka resmi tadi.
Penyelidikan yang dilakukan pemerintah memperlihatkan betapa sulitnya mengatasi masalah ini. Beberapa pejabat anti narkoba masuk dalam daftar bayaran para gang tersebut.
ENGLISH VERSION
A group of masked gunmen have killed eight people at a restaurant in the Mexican border town of Ciudad Juarez.
Police said the gunmen arrived at the restaurant in three cars, approached a group of people and opened fire.
The city, across the frontier from el Paso in Texas, has seen spiralling violence this year, most of it connected with the drug industry.
On Friday, Mexican government figures showed limited success in a campaign to reduce the murder and kidnapping rates.
Drug war frontline
The BBC's Stephen Gibbs, in Mexico City, says the restaurant attack had all the hallmarks of a inter-drug cartel assassination.
Ciudad Juarez is on the front-line of Mexico's vicious drug wars and across the city on Friday night alone, a total of 25 people were killed.
The government of Felipe Calderon has vowed to take on the gangs which make billions of dollars a year exporting cocaine and other drugs to the US, our correspondent says.
At least 20,000 troops have been deployed to capture or kill the ringleaders.
Government officials say that the extreme violence in the last few months is a sign that the cartels are under pressure, and are increasingly fighting amongst themselves for fewer spoils.
But, our correspondent adds, that is little comfort for ordinary Mexicans, who believe that the general state of insecurity across this country is unacceptable.
On Friday, hours before the restaurant attack occurred, official crime figures showed that over the last 100 days, the number of kidnappings in the country had fallen from four a day, to three.
But as most kidnappings go unreported, many observers believe the real figure is around seven times that amount, says our correspondent.
bbc
Kota yang berbatasan dengan El Paso itu terseret dalam kekerasan, yang sebagian besar merupakan pertarungan antar gang narkoba.Dalam serangan yang berciri pembunuhan antar gang narkoba, ke 12 pria bertopeng memarkir 3 mobil di luar sebuah restoran makanan laut yang mewah di Ciudad Juarez. Mereka mendekati sekelompok orang yang sedang makan, dan kemudian melepas tembakan.
Tujuh orang langsung mati, dan seorang meninggal dunia tidak lama kemudian dan sejauh ini belum ada yang ditangkap.
Menurut wartawan BBC Stephen Gibbs, Ciudad Juarez berada di garis depan perang narkoba di Meksiko, di seluruh kota itu, pada hari Jum'at tercatat 25 orang meninggal karena terbunuh.
Presiden Felipe Calderon sudah bertekad membasmi gang-gang yang meraup milyaran dollar per tahun dengan mengekspor kokain dan narkotika lain ke Amerika Serikat.
Setidaknya 20 ribu tentara dikerahkan untuk menangkap atau membunuh para pemimpin gang.
Statistik penculikan
Pemerintah mengatakan kekerasan yang sangat bengis dalam beberapa bulan belakangan merupakan pertanda bahwa gang-gang narkoba merasa tertekan dan meningkatkan bentrokan diantara mereka.
Bagaimanapun bagi warga biasa Meksiko, rasa tidak-aman jelas tidak bisa diterima.
Memang hari Jumat pekan lalu ada statistik resmi yang agak menggembirakan.
Selama 100 hari belakangan, jumlah penculikan di negara itu turun dari 4 orang perhari menjadi 3 orang.
Namun banyak penculikan yang tidak dilaporkan, sehingga angka sebenarnya diperkirakan 7 kali lebih tinggi dari angka resmi tadi.
Penyelidikan yang dilakukan pemerintah memperlihatkan betapa sulitnya mengatasi masalah ini. Beberapa pejabat anti narkoba masuk dalam daftar bayaran para gang tersebut.
ENGLISH VERSION
A group of masked gunmen have killed eight people at a restaurant in the Mexican border town of Ciudad Juarez.
Police said the gunmen arrived at the restaurant in three cars, approached a group of people and opened fire.
The city, across the frontier from el Paso in Texas, has seen spiralling violence this year, most of it connected with the drug industry.
On Friday, Mexican government figures showed limited success in a campaign to reduce the murder and kidnapping rates.
Drug war frontline
The BBC's Stephen Gibbs, in Mexico City, says the restaurant attack had all the hallmarks of a inter-drug cartel assassination.
Ciudad Juarez is on the front-line of Mexico's vicious drug wars and across the city on Friday night alone, a total of 25 people were killed.
The government of Felipe Calderon has vowed to take on the gangs which make billions of dollars a year exporting cocaine and other drugs to the US, our correspondent says.
At least 20,000 troops have been deployed to capture or kill the ringleaders.
Government officials say that the extreme violence in the last few months is a sign that the cartels are under pressure, and are increasingly fighting amongst themselves for fewer spoils.
But, our correspondent adds, that is little comfort for ordinary Mexicans, who believe that the general state of insecurity across this country is unacceptable.
On Friday, hours before the restaurant attack occurred, official crime figures showed that over the last 100 days, the number of kidnappings in the country had fallen from four a day, to three.
But as most kidnappings go unreported, many observers believe the real figure is around seven times that amount, says our correspondent.
bbc