Monday, September 22, 2008

Pakistan 'Halau Heli Amerika'

PASUKAN Pasukan militer Pakistan menembak ke udara untuk mencegah helikopter Amerika Serikat menyeberangi perbatasan dari Afghanisan, kata para pejabat intelijen Pakistan.

Tentara Pakistan bersiaga di dekat perbatasan AfghanistanPara pejabat keamanan di Pakistan Barat Laut mengatakan, pasukan menembaki dua helikopter Amerika yang masuk ke wilayah udara Pakistan di wilayah kesukuan, dekat perbatasan dengan Afganistan.

Helikopter itu terbang ke kawasan kesukuan Waziristan Utara dari Provinsi Khost, Afghanistan sekitar tengah malam, kata beberapa laporan.

Mereka mengatakan helikopter itu berhasil diusir dan masuk kembali ke wilayah udara Afghanistan.

Ketegangan meningkat antara Pakistan dan Amerika mengenai masalah serangan lintas perbatasan oleh pasukan koalisi dengan sasaran Taleban dan al Qaeda ini.

Kedua negara mengadakan perundingan mengenai koordinasi anti-militan pekan lalu.

Peristiwa ini berlangsung di tengah kekhawatiran yang menguat soal kondisi keamanan setelah serangan bom militan terhadap hotel Islamabad Marriott.

Pemerintah mengatakan akan melancarkan serangan dengan target tertentu terhadap militan, dengan menjanjikan penggerebekan di beberapa "tempat penting" di dekat perbatasan dengan Afghanistan.

Dalam perkembangan terpisah, konsulat Afghanistan di Peshawar, Pakistan, mengatakan sekelompok orang bersenjata menculik seorang diplomat senior Afghanistan Abdul Khaliq Farahi.

Juru bicara konsulat mengatakan, diplomat itu diculik saat dia dalam perjalanan pulang. Sopirnya meninggal dalam insiden tersebut.

Konfrontasi
Pekan lalu pasukan Pakistan melepaskan tembakan ke udara untuk mencegah pasukan darat Amerika melintasi perbatasan untuk masuk ke Waziristan Selatan.

Konfrontasi terbaru antara pasukan Amerika dan Pakistan itu terjadi di kawasan jarang penduduk distrik Ghulam Khan, Waziristan Utara, di barat kota kecil utama di kawasan Miranshah, kata para pejabat.

Jurubicara militer Pakistan, Mayor Murad Khan, mengatakan dia tidak mendapat informasi "mengenai pelanggaran perbatasan oleh helikopter Amerika".

Militer Amerika di Afghanistan juga mengatakan tidak memiliki informasi insiden tersebut.

Para pejabat lokal mengatakan kepada BBC bahwa pasukan di pos perbatasan di kawasan bergunung-gunung menembak ke arah helikopter Amerika, yang menyeberang ke wilayah Pakistan.

Helikopter itu berbalik ke Afghanistan tanpa membalas.

Seorang pejabat keamanan senior yang ber tugas di Islambad mengatakan kepada kantor berita AFP bahwa helikopter itu dihalau oleh pasukan angkatan bersenjata dan anggota pasukan paramiliter Korps Perbatasan (FC).

"Helikopter itu mengarah ke perbatasan kami. Kami waspada dan ketika mereka tepat di garis perbatasan kami mulai melepaskan tembakan ke udara. Mereka berputar-putar beberapa menit dan kembali," kata pejabat.

"Sekitar 30 menit kemudian mereka melakukan upaya lagi. Kami membalas lagi, menembak ke udara dan tidak ke arah mereka, dari posisi angkatan darat dan posisi FC, dan mereka kembali," katanya.

Wartawan BBC Barbara Plett di Islamabad mengatakan, setelah penerobosan oleh pasukan Amerika meningkat bulan ini, militer menekankan bahwa Pakistan mereka memiliki hak untuk membalas.

Prosedur standar yang akan ditempuh adalah melepaskan tembakan peringatan terlebih dahulu, kata wartawan kami.

(bbc)